Tampilkan postingan dengan label derap polri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label derap polri. Tampilkan semua postingan

Kompak!! Polsek Banyuates Sampang dan Saka Bhayangkara Santuni Anak Yatim Dan Buka Puasa Bersama

Polisi Ganteng Jebolan Akpol 2016 Iptu Rizky (Mengenakan Songkok Hitam) Saat Menyantuni Anak Yatim (Foto: Istimewa)


Lpktrankonmasi.com, SAMPANG – Kapolres Sampang AKBP Siswantoro S.IK, MH melalui Kapolsek Banyuates Iptu Rizky Akbar S.Trk, S.IK, M.Si bersama Saka Bhayangkara Ranting Banyuates kompak melaksanakan santunan anak yatim dan setelah itu menggelar buka puasa bersama di halaman Polsek Banyuates, Kesatuan Polres Sampang, Selasa (18/04/2023)

Iptu Rizky Akbar menjelaskan acara sosial berupa santunan anak yatim tersebut sudah menjadi kegiatan rutin mingguan Polsek Banyuates kepada anak-anak yatim yang berdomisili di Kecamatan Banyuates Kabupaten Sampang. Namun, pada momen kali ini Saka Bhayangkara Ranting Banyuates berkolaborasi dengan Polsek Banyuates," kata Rizky.

Kegiatan santunan anak yatim dan buka puasa bersama yang dilaksanakan di mushola Polsek Banyuates juga dihadiri personil Polsek dan anggota Saka Bhayangkara ranting Banyuates

Lulusan Akpol tahun 2016 menerangkan, bahwa program santunan anak yatim menjelang hari raya Idul Fitri 1444 H merupakan kegiatan positif yang dilakukan jajaran Polsek Banyuates dan akan terus berkelanjutan setiap tahunnya karena kegiatan ini sangat positif dan sangat bermanfaat bagi anak-anak yatim.

"Selain itu kegiatan sosial pemberian santunan kepada anak yatim merupakan pembelajaran bagi personil Polsek Banyuates dan Saka Bhayangkara Ranting Banyuates untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT dan belajar ikhlas berbagi kepada sesama yang membutuhkan bantuan," tutur Rizky.

Selain itu Iptu Rizky Akbar menegaskan kepada awak media, pemberian santunan kepada anak yatim ini merupakan bentuk ikhtiar Polsek Banyuates dan Saka Bhayangkara Ranting Banyuates dalam rangka menjaga Kecamatan Banyuates agar tetap kondusif," tegasnya. (Ries)


Sebelum buka puasa bersama Kapolsek Banyuates Iptu Rizky Akbar S.Trk, S.IK, M.Si dan Saka Bhayangkara Ranting Banyuates memberikan paket sembako, susu, snack, alat tulis sekolah dan uang santunan kepada 15 anak yatim.

Jelang Lebaran, Polisi Himbau Warga Mewaspadai Kejahatan Gendam


SEMARANG - Trankonmasi.com

Di sebuah siang di bulan Ramadhan, wajah Bu Manto mendadak pucat.  Pemilik usaha di Kota Surakarta ini mendadak panik karena uang dagangannya raib akibat ulah dua pelaku kejahatan gendam.


Berawal dua pelaku yang ingin membeli dagangannya, Bu Manto kemudian diajak diajak keluar rumah dan terlibat pembicaraan singkat dengan mereka. Kedua pelaku berjenis kelamin laki-laki itu, lantas menitipkan bungkusan yang kata mereka berisi uang.


Bu Manto mendadak linglung dan menuruti saja ketika salah satu pelaku meminta Bu Manto menunggu. Para pelaku mengatakan akan akan kembali setelah menemui seseorang untuk alasan bisnis.


Lama tak kembali, Bu Manto tersadar dan merasa janggal. Bungkusan yang dikatakan berisi uang, akhirnya dibuka. Ternyata, bungkusan yang terus ditentengnya itu hanya berisi  potongan lembaran kertas berwarna merah.


Merasa ditipu, Bu Manto menghubungi suami dan polisi untuk mengecek warung termasuk isi laci uangnya. Benar saja, sekitar dua puluh juta rupiah uang dagangannya raib.


Petugas kepolisian yang datang ke warungnya langsung menghubungi jajaran untuk melakukan pemantauan dan patroli untuk melacak keberadaan pelaku.


Kejadian tersebut di atas, merupakan peristiwa sebenarnya yang terjadi di Surakarta pada saat  Ramadhan di Bulan April tahun 2017 lalu.


Terkait aksi gendam yang beredar di masyarakat, Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy menegaskan kejahatan gendam banyak terjadi di pasar atau pusat keramaian.


"Korbannya cukup banyak. Namun berdasarkan pengalaman di lapangan, kebanyakan korban gendam adalah pedagang, pelaku perjalanan dan warga yang ada di pusat keramaian," kata Kombes Iqbal di markas Polda Jateng, Rabu (20/4/2022).


Kejahatan dengan modus gendam, kata dia, banyak terjadi pada saat aktivitas ekonomi warga meningkat. Adapun para pelaku biasanya menyasar di pusat keramaian, terminal maupun pertokoan dan pasar.


"Dijumpai juga, pelaku perjalanan yang menjadi korban gendam. Masa persiapan lebaran dan mudik cukup rawan terhadap kejahatan jenis ini," tambahnya.


Pihak kepolisian, imbuh Iqbal, sudah sejak dini menerjunkan tim patroli untuk mengantisipasi hal ini.


"Patroli secara terbuka dan tertutup serta himbauan kepada masyarakat terus dilakukan. Termasuk berkoordinasi dengan pengelola terminal dan pasar. Semua pihak kita ajak mengantisipasi gangguan Kamtibmas termasuk gendam," jelasnya.


Menurut Iqbal, pelaku kejahatan bermodus gendam menggunakan trik-trik hipnotis untuk memainkan alam bawah sadar calon korbannya. 


Para korban dibuat linglung dan seringkali baru tersadar ketika para pelaku sudah melarikan diri setelah melancarkan aksinya.


"Untuk penindakan, polisi sebenarnya sudah banyak menangkap pelaku gendam. Terhadap mereka yang terbukti melakukan aksi gendam atau hipnotis, polisi bisa menjerat pelaku dengan pasal 378 KUHP karena sebenarnya hipnotis (gendam) merupakan serangkaian tipu muslihat perkataan atau rangkaian bohong, bujuk rayu yang meyakinkan orang lain agar mengikuti perkataan yang diucapkan si pelaku," tandasnya.


Menurut Iqbal, ada sejumlah tips agar warga tak menjadi korban gendam. Sejauh ini tips ini terbukti aman untuk mencegah maupun menggagalkan aksi pelaku gendam.


"Namun yang pasti, kita wajib berdoa dan memfokuskan pikiran sebelum berbelanja maupun melakukan aktivitas keluar rumah," tuturnya.


Iqbal mengingatkan, kondisi kelelahan di perjalanan juga berpotensi mengakibatkan seseorang mudah digendam.


"Maka dari itu lebih baik kita ada teman atau keluarga saat melakukan perjalanan. Agar kita tetap fokus dan nyaman karena ada teman berbicara," kata dia.


Secara lengkap, menurut Iqbal, sejumlah tips ampuh untuk mencegah aksi gendam antara lain adalah:


1. Tidak membawa uang berlebihan, banyak barang berharga dan perhiasan mencolok.


2. Diupayakan tidak melakukan perjalanan seorang diri. Ajak keluarga atau teman untuk menyertai dalam perjalanan.



3. Selalu waspada dan hindarkan melamun. Kondisi paling rentan adalah ketika seseorang lelah atau tidak fokus. 

 

4. Waspadai tepukan dari orang yang tak dikenal.


5. Berhati-hati terhadap orang yang baru dikenal, apalagi yang terlihat sok akrab dan ingin melakukan percakapan secara intens, dan 


6. Waspadai ketika ada kejanggalan terhadap tubuh. Seperti tiba-tiba mengantuk, merasa mual dan pusing.


Inti dari sejumlah tips diatas, tandas Iqbal, masyarakat harus tetap fokus dan banyak berdoa saat beraktivitas atau melakukan perjalanan.


" Apabila dirasa ada yang mencurigakan atau kurang beres, jangan ragu menghubungi petugas kepolisian dan petugas lain yang terdekat untuk meminta pertolongan," tambahnya.

J Trankonmasi.com

Semarakkan Bulan Suci Ramadhan Polres Demak Luncurkan Program Masganesa

 


Demak - Trankonmasi.com

Semarakkan bulan Ramadhan, Polres Demak luncurkan program Bhabinkamtibmas Ngaji Neng Desa (Masganesa), puluhan anak-anak antusias mengikuti lomba mengaji  yang diadakan oleh Bhabinkamtibmas,  yang dikemas dalam program Masganesa. 


Bripka Mujiyatno, SH Bhabinkamtibmas Polsek Wonosalam Polres Demak menjadi Bhabinkamtibmas dari tahun 2016 yang  memiliki ide kreatif program Masganesa.


Mujiyatno mengatakan bahwa program Masganesa diluncurkan untuk mendekatkan diri kepada anak-anak dan dalam rangka menyemarakkan bulan suci ramadhan pada saat melaksanakan program Masganesa di TPQ Roudhotul Qur'an Desa Getas Kecamatan Wonosalam Rabu, 20/4/2022.


"Program Masganesa ini diadakan untuk menyemarakan bulan suci ramadhan dan untuk mendekatkan diri kepada anak-anak, agar kedepan anak-anak tidak takut dengan polisi." Kata Muji.


Di tempat lain Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buano menekankan Bhabinkamtibmas harus selalu bersinergi dan selalu dekat dengan masyarakat, karena Polisi sebagai pengayom pelayan serta pelindung masyarakat.


"Bhabinkamtibmas, agar selalu bersinergi dan selalu dekat dengan masyarakat. Karena kita sebagai pengayom, pelayan, serta pelindung masyarakat. Bhabinkamtibmas adalah polisi terdepan di desa agar ke depan terus ditingkatkan kerja sama dengan masyarakat dan jajaran desa,kelurahan dan forum komunikasi polisi masyarakat dan warga."ungkap Budi.


Ustadz Nurhadi (43) Pengasuh TPQ Roudhotul Qur'an, berterima kasih atas program Masganesa, karena dapat memotivasi dan meningkatkan belajar Al-Qur'an anak didiknya.


"Saya mengucapkan terimakasih kepada pak muji, yang telah mengadakan program Masganesa ini, karena program ini dapat meningkatkan dan memotivasi anak didik kami dalam belajar Al-Qur'an."


Nurhadi juga mengemukakan selain program Masganesa  juga memiliki program Senasib (Sedekah Nasi Bungkus) yang diadakan setiap hari Jum'at.


J Trankonmasi Tim


Kapolda Jabar Pastikan Kesiapan Sarana Dan Prasarana Jalur Mudik Di Jalur Arteri Pantura Indramayu



Bandung.lpk.Trankonmasi.com

  Dalam rangka menjelang Mudik lebaran Polda Jawa Barat memastikan kesiapan sarana dan prasarana jalur mudik di Jalur Arteri Pantura Indramayu.


Hal ini demi menjamin keamanan dan kenyamanan para pemudik di arus mudik dan balik lebaran 2022.


Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs.  Suntana M.Si mengatakan, pengecekan jalur arteri Pantura ini dilakukan mulai dari perbatasan Bekasi-Karawang sampai dengan perbatasan Cirebon-Jawa Tengah," tegasnya.Selasa.(19/4/2022)


"Tujuan pengecekan jalur ini adalah untuk memastikan bahwa kelayakan kondisi jalan arteri Pantura dapat digunakan para pemudik," ujar Kapolda Jabar Kepada para awak media.


Masih kata beliau. Seperti diketahui, Kabupaten Indramayu sendiri merupakan daerah perlintasan utama yang bakal dilintasi para pemudik yang hendak menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur via Jalur Arteri Pantura," Terangnya.


"Oleh karena itu,  persiapan pun harus dilakukan dengan baik sedari sekarang, dan

Selain kelayakan jalan raya, pihaknya juga mengecek kondisi Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).

Sehingga para pengendaraan yang memilih mudik pada malam hari bisa terjamin penerangannya," Jelas Kapolda Jabar.Irjen Pol Drs.Suntana M.Si.


Selanjutnya, Kapolda Jawa Barat juga mengecek kesiapan personil dalam pengamanan mudik dan pos-pos yang sudah disediakan,

Seperti pos pengamanan, pos terpadu, hingga pos pelayanan. Di tempat itu, nantinya diperuntukan guna memberikan pelayanan dan membantu para pemudik, dan

di pos tersebut juga disediakan sejumlah fasilitas sebagai tempat peristirahatan bagi para pemudik,"Katanya.



"Saat merasa penat karena mengemudikan kendaraan, pemudik bisa beristirahat di sana," tutup Kapolda Jabar. Irjen Pol Drs.Suntana M.Si Kepada para Wartawan.


(Rhagil234 by Bid Hum Polda Jabar)

Antisipasi Balap Liar Polsek Sreseh Sampang Selama Bulan Ramadhan Lakukan Patroli

 


Jajaran Polsek Sreseh Saat Melakukan Patroli di Sore Hari (Foto: Rossi)


Lpktrankonmasi.com, SAMPANG - Selama bulan Ramadan para pemuda saat menjelang buka pasti tidak lepas dengan balap liar. Khusunya, di Kecamatan Sreseh, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, Selasa (19/04/2022)


Dengan adanya balap liar di jalan yang sering mengganggu pengguna jalan di sore hari dan juga malam hari. Khususnya di Kecamatan Sreseh bagian timur dan juga bagian barat.


Dengan maraknya balap liar tersebut, membuat warga resah di karenakan terjadi kemacetan. Serta kerap kali terjadi kecelakaan dan mengakibatkan luka-luka yang sangat serius," ucap salah satu warga.


Kapolsek Sreseh, Iptu Eko Edi Purnomo mengatakan, dengan adanya balap liar setiap menjelang buka puasa. Kami akan mengupayakan melakukan Patroli di seluruh wilayah Kecamatan Sreseh setiap hari di bulan Ramadan.


"Untuk memberikan ke amanan dan kenyamanan bagi pengendara roda dua maupun roda empat," katanya.


Terakhir ia menegaskan, ketika ada pemuda di bawah umur  melakukan balap liar. Kami akan memberikan peringatan tegas dan akan memanggil orang tua juga memeriksa spek sepeda motornya seperti apa, agar ada efek jera buat mereka," tegasnya. (Rossi)